Cara Alami Mengobati Ejakulasi Dini

mengobati ejakulasi dini

Persoalan hubungan intim yang kadang dialami pria adalah terjadinya ejakulasi dini. Ejakulasi dini sendiri merupakan keadaan seorang pria yang terlalu cepat mengalami ejakulasi ketika berhubungan intim. Seperti misalnya selama Anda berhubungan intim, Anda tidak bisa menahan terjadinya ejakulasi. Ataupun ketika Anda baru saja memulai penetrasi, namun Anda langsung mengalami ejakulasi.

Ejakulasi dini ini bisa disebabkan oleh faktor biologis ataupun psikologis. Ejakulasi dini juga merupakan kondisi yang bisa diatasi dengan teknik pengobatan tertentu. Berikut ini merupakan beberapa cara mengobati ejakulasi dini secara alami.

Menggunakan Kulit Kayu Manis

Minyak dalam kulit kayu manis dipercaya bisa mengurangi kontraksi otot. Hal ini membuat minyak tersebut bisa digunakan untuk mengobati ejakulasi dini secara alami. Walau memiliki efek yang lemah, namun Anda bisa mencobanya terlebih dahulu. Caranya, balurkan bagian penis dengan krim kulit kayu manis. Biasanya krim ini dijual beserta dengan campuran-campurannya.

Menggunakan Cengkeh

Cengkeh bukan hanya bisa ditemukan dalam rokok ataupun beberapa jenis makanan, tapi juga bisa ditemukan pada krim untuk membantu Anda mengobati ejakulasi dini secara alami. Dalam krim tersebut, cengkeh digabungkan dengan bahan lainnya yang bisa mengobati ejakulasi dini, hernia, diare dan juga napas tidak sedap.

Menggunakan Panax Ginseng

Mungkin namanya masih terdengar asing. Namun ginseng yang tumbuh di bagian timur laut China, Siberia timur, dan Korea ini bisa digunakan untuk mengobati ejakulasi dini secara alami. Bagian yang digunakan adalah akarnya, kemudian dicampurkan dengan bahan lain dalam produk krim. Anda bisa menggunakan krim panax ginseng ini satu jam sebelum Anda berhubungan intim. Namun sebelum berhubungan intim, bersihkan dahulu krim tersebut agar krim tidak tertinggal pada organ kewanitaan pasangan.

Menggunakan Dong Quai

Sama seperti sebelumnya, tanaman ini bagian akarnya bisa digunakan untuk menjadi obat ejakulasi dini. Bukan hanya mengobati ejakulasi dini secara alami saja, namun juga bisa digunakan untuk mengatasi nyeri ketika menstruasi, dan sakit pada sendi. Untuk mengobati ejakulasi dini, oleskan krim dari tanaman ini pada bagian penis Anda.

Angelica

Biji, buah hingga akar dari tanaman Angelica bisa digunakan untuk bahan pembuatan obat. Khusus pada akar tanaman Angelica ini, bisa dijadikan obat ejakulasi dini, karena memiliki kandungan yang bisa meningkatkan indera perasa atau sensasi yang akan diterima penis, dan juga meningkatkan ambang getar pada penis. Untuk mengobati ejakulasi dini dengan tanaman ini biasanya ditemukan dalam bentuk krim dengan campuran bahan lainnya.

Cara Lain Yang Bisa Dilakukan

Anda juga bisa melakukan senam kegel ataupun teknik meremas bagian pangkal penis untuk mengobati ejakulasi dini, karena hal ini dipercaya bisa mengurangi timbulnya ereksi. Cobalah sampai Anda menemukan titik yang tepat, dan Anda bisa mengajarkannya kepada pasangan untuk melakukannya. Pilihan lain, Anda juga bisa menggunakan produk kondom yang memiliki pengendali klimaks yang terdapat kandungan benzokain pada ujungnya. Hal ini bisa menahan ejakulasi setidaknya sekitar 5 menit.

Lakukan juga latihan pernapasan untuk menahan ejakulasi dini. Dengan napas yang pendek dan juga cepat, maka detak jantung akan meningkat, sehingga menyebabkan ejakulasi dini. Jika Anda bisa melatih pernapasan Anda menjadi panjang dan juga dalam, maka ejakulasi dini bisa diatasi.

Jangan ragu untuk berkonsultasi pada dokter jika Anda mengalami ejakulasi dini untuk menghindari terjadi stres akibat permasalahan hubungan intim Anda dengan pasangan. Konsultasi pada dokter yang tepat juga akan membuat Anda mendapatkan penanganan dan jalan keluar yang tepat untuk permasalahan Anda.

See More

Apa Penyebab Kesemutan Yang Sering Anda Alami?

penyebab kesemutan

Sering merasakan kesemutan ketika duduk terlalu lama, dan kaki menjadi tidak merasakan apa-apa? Biasanya kondisi tersebut dinamakan kesemutan. Kesemutan merupakan sensasi tidak biasa yang dialami oleh tubuh. Sensasi yang mungkin dialami yaitu rasa kebas, terbakar, tertusuk, geli dan juga seperti ada sesuatu yang bergerak di kulit kita. Penyebab dari kondisi yang mempunyai istilah medis parestesia ini umumnya bermacam-macam, ada yang sementara dan ada yang berkepanjangan.

Kesemutan Sementara

Kesemutan sementara ini terjadi saat ada anggota tubuh yang tertekan dalam waktu yang lama. Hal tersebut membuat pasokan darah menuju saraf pada daerah yang tertekan menjadi terhambat. Seperti misalnya Anda tidur dengan posisi lengan yang tertindih kepala. Karena sifatnya yang sementara, maka kesemutan ini biasanya akan mereda dengan sendirinya, ketika aliran darah kembali lancar.

Penyebab lain dari kesemutan sementara ini adalah karena dehidrasi dan juga hiperventilasi, yang merupakan kondisi Anda bernapas terlalu cepat. Selain itu bisa juga disebabkan karena penyakit Raynaud, yang mempengaruhi pasokan darah menuju area tubuh tertentu seperti jari tangan atau kaki. Penyakit Raynaud ini biasanya menyerang seseorang yang sedang stres, gelisah, ataupun berada di ruangan yang bersuhu dingin.

Kesemutan Yang Berkepanjangan

Kesemutan ini biasanya berkaitan dengan kondisi kesehatan pada tubuh Anda, seperti misalnya Anda memiliki penyakit diabetes, gangguan pada ginjal, penyakit hati, stroke, tumor otak, kanker, hormon yang tidak seimbang, multiple sclerosis, atau CTS (sindrom lorong karpal), dan kompresi saraf ulnar.

Obat-obatan yang Anda konsumsi juga bisa menyebabkan kesemutan, misalnya obat kemoterapi untuk mengatasi kanker payudara dan limfoma, obat pencegah kejang, antibiotik, dan obat HIV/AIDS.

Selain itu, jika tubuh terpapar zat beracun juga bisa menyebabkan kesemutan, seperti merkuri, talium, timbal arsenik, dan juga bahan kimia industrial lain.

Hal lain yang bisa menimbulkan terjadinya kesemutan berkepanjangan yaitu malanutrisi atau kondisi tubuh yang kekurangan nutrisi penting karena pola makan yang buruk, kurangnya vitamin B12, dan juga karena konsumsi alkohol yang berlebihan.

Pengobatan untuk penderita kesemutan berkepanjangan ini biasanya seperti penggunaan obat, latihan fisik, dan juga pemijatan. Namun yang lebih penting adalah untuk mengatasi penyebab atau penyakit utama yang membuat timbulnya kesemutan berkepanjangan tersebut.

Diagnosis Kesemutan

Jika Anda sering mengalami kesemutan, segera tanyakan penyebabnya pada dokter. Biasanya dokter akan menyarankan Anda menjalani tes seperti tes darah, tes eletromiogram, pemeriksaan cairan serebrospinal, tes konduksi saraf, MRI, dan biopsi saraf. Namun sebelumnya dokter akan menanyakan pada Anda mengenai gejala yang Anda rasakan, riwayat kesehatan, kondisi lingkungan, gaya hidup dan juga riwayat kesehatan keluarga.

Setelah diketahui penyebabnya, penanganan akan lebih mudah dilakukan untuk mengatasi kesemutan yang Anda alami. Secara umum, kesemutan bisa diatasi dengan gaya hidup yang sehat, seperti:

  • Melakukan olahraga secara rutin.
  • Jauhi terpapar racun.
  • Menghindari ataupun membatasi minuman beralkohol.
  • Jauhi dan berhenti merokok.
  • Lakukan pola makan yang sehat.
  • Jaga berat badan agar tetap ideal.
  • Mengobati penyakit kronis yang Anda miliki.

Jika kesemutan yang Anda alami berkepanjangan dan semakin memburuk seperti dibarengi dengan munculnya ruam, pusing, kejang otot, sering buang air kecil, nyeri di leher, lengan bawah dan jari, tubuh lemah atau sulit bergerak, dan juga kehilangan kesadaran, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Walaupun dikenal dengan kondisi yang sepele, namun Anda tetap harus mewaspadai adanya hal-hal serius yang muncul yang ditandai dengan kesemutan tersebut.

See More